
Ingin mengganti label partisi C Windows tanpa mengganggu sistem? Tutorial Cara Mengganti Nama Partisi C Windows akan memandu langkah aman dan cepat.
Ringkasan Panduan
Setelah selesai, Anda dapat menampilkan nama baru di Explorer, PowerShell, dan dialog penyimpanan. Panduan ini cocok untuk pengguna Windows 10/11 dengan hak administrator.
Anda akan belajar menggunakan PowerShell dan DiskPart, menghindari restart yang tidak perlu, serta memeriksa hasil perubahan.
Sebelum Memulai
- Windows 10 versi 1809 atau lebih baru.
- Akun dengan hak Administrator.
- Backup Registry atau System Restore point (opsional).
- PowerShell 5.1 atau lebih baru.
Menyiapkan Sistem
Buka PowerShell dengan klik kanan “Windows PowerShell (Admin)”. Pastikan tidak ada proses yang mengunci partisi C.
Get-Volume -DriveLetter CPerintah menampilkan label saat ini, ukuran, dan status. Catat label lama untuk referensi.
Mengubah Nama Partisi C
Gunakan perintah Set-Volume untuk mengganti label secara langsung.
Set-Volume -DriveLetter C -NewFileSystemLabel "WindowsOS"Label baru muncul segera di Explorer. Jika perintah gagal karena proteksi, jalankan DiskPart sebagai alternatif.
diskpart
select volume C
label=WindowsOS
exitDiskPart menulis label pada level disk, cocok bila PowerShell tidak memiliki izin.
Memverifikasi Perubahan
Periksa kembali dengan Get-Volume atau lihat di File Explorer.
Get-Volume -DriveLetter C | Select-Object -ExpandProperty FileSystemLabelJika output menampilkan “WindowsOS”, proses selesai. Restart tidak diperlukan.
Tips dan Kesalahan Umum
- Jangan ubah label saat ada proses instalasi atau pembaruan aktif.
- Pastikan tidak menambahkan spasi atau karakter khusus di label.
- Jika label tidak berubah, tutup semua aplikasi yang mengakses drive C, lalu ulangi langkah.
- Gunakan System Restore point bila ingin dapat kembali ke label lama dengan mudah.
- Hindari mengedit Registry secara manual untuk mengubah label; gunakan perintah resmi.
Gunakan hanya perangkat lunak yang diperoleh secara legal.











