
Tutorial Cara Membuat Partisi Hardisk Baru: Langkah demi Langkah
Membutuhkan ruang terpisah untuk data atau sistem operasi. Artikel ini ajarkan cara membuat partisi dengan Tutorial Cara Membuat Partisi Hardisk Baru.
Ringkasan Panduan
Setelah mengikuti panduan, pengguna dapat membuat partisi baru tanpa menghapus data yang ada. Cocok untuk pemilik PC Windows 10/11 atau distribusi Linux mainstream. Panduan meliputi penggunaan Disk Management, DiskPart, serta fdisk.
Sebelum Memulai
- Windows 10/11 64‑bit atau Linux dengan hak sudo.
- Hardisk dengan ruang tidak terpakai minimal 5 GB.
- Cadangan data penting pada drive yang akan dipartisi.
- Waktu sekitar 10 menit.
Langkah 1: Buka Disk Management
Tekan Win + X, pilih Disk Management. Tampilan menampilkan semua volume dan ruang bebas.
Langkah 2: Pilih Ruang Bebas, Buat Volume Baru
Klik kanan pada area Unallocated, pilih New Simple Volume. Wizard muncul.
Langkah 3: Tentukan Ukuran Partisi
Masukkan ukuran dalam MB, misalnya 10240 untuk 10 GB. Klik Next.
Langkah 4: Tetapkan Huruf Drive
Pilih huruf yang belum dipakai, contoh E. Klik Next.
Langkah 5: Format dengan NTFS
Pilih NTFS, beri label “DataBaru”, centang Quick Format. Klik Next lalu Finish. Partisi baru muncul di Explorer.
Langkah 6: Verifikasi dengan DiskPart (Opsional)
Buka cmd sebagai Administrator, jalankan skrip berikut:
diskpart
list disk
select disk 0
create partition primary size=10240
format fs=ntfs quick
assign letter=E
exit
Skrip membuat partisi 10 GB, memformat NTFS, dan memberi huruf E. Gunakan list volume untuk konfirmasi.
Langkah 7: Verifikasi di Linux (Opsional)
Jika menggunakan Linux, jalankan:
sudo fdisk /dev/sda
n # buat partisi baru
p # partisi primer
3 # nomor partisi
# gunakan nilai default start
+10G # ukuran 10 GB
w # simpan perubahan
Setelah fdisk -l, partisi baru muncul sebagai /dev/sda3. Format dengan mkfs.ext4 /dev/sda3 bila diperlukan.
Tips dan Kesalahan Umum
- Jangan pilih ukuran melebihi ruang bebas; sistem akan menolak.
- Pastikan tidak menimpa partisi yang berisi sistem operasi; cek label “C:” atau “/”.
- Gunakan Quick Format hanya bila data lama tidak diperlukan; pilih full format bila ingin memindai bad sector.
- Setelah selesai, restart komputer bila partisi tidak langsung muncul.
- Cadangkan data penting sebelum memodifikasi tabel partisi.
Gunakan hanya perangkat lunak yang diperoleh secara sah.











