Mengatasi Data Hilang dengan Easeus Data Recovery Wizard
File terhapus atau partisi hilang membuat Anda panik mencari data. Sebagian orang coba tool gratis atau menunggu bantuan teknisi. Easeus Data Recovery Wizard lebih cepat dan lebih efektif karena bisa pulihkan file dalam hitungan menit tanpa perlu keahlian teknis. Artikel ini mengajarkan cara install dan mulai gunakan Easeus Data Recovery Wizard pada Windows.
Apa yang Akan Anda Pelajari
Setelah mengikuti panduan ini, Anda bisa install aplikasi dengan benar, memindai drive atau kartu memori untuk file hilang, dan restore data ke lokasi aman. Panduan ini cocok untuk pengguna Windows pemula hingga menengah yang ingin pulihkan file sendiri tanpa menggunakan jasa recovery mahal.
Easeus Data Recovery Wizard memiliki beberapa kemampuan utama:
Sebelum Memulai
Siapkan hal berikut agar proses instalasi lancar:
Langkah 1: Download dan Jalankan Installer
Unduh file installer dari sumber resmi, bukan dari pihak ketiga yang tidak terpercaya. File ini biasanya berformat .exe dan berukuran sekitar 50–80 MB. Setelah download selesai, buka file installer dengan double-click. Windows mungkin menampilkan peringatan User Account Control; klik "Ya" untuk melanjutkan karena aplikasi perlu akses sistem untuk membaca drive.
Langkah 2: Ikuti Wizard Instalasi
Jendela setup akan menampilkan lisensi pengguna. Baca syarat dan ketuk "I Agree" untuk lanjut. Pilih folder instalasi default atau ubah sesuai preferensi. Pastikan checkbox "Create a desktop shortcut" dicentang agar mudah akses aplikasi nanti. Klik "Install" dan tunggu proses selesai, biasanya 1–2 menit.
Langkah 3: Meluncurkan Aplikasi Pertama Kali
Setelah instalasi, klik "Launch" atau buka shortcut di desktop. Jendela Easeus Data Recovery Wizard akan muncul dengan daftar drive yang terdeteksi di sistem Anda. Setiap drive ditampilkan dengan kapasitas dan status. Pastikan Anda tidak menjalankan operasi recovery pada drive yang masih aktif sebagai sistem operasi Anda.
Langkah 4: Pilih Drive dan Mulai Pemindaian
Klik drive yang ingin dipulihkan datanya. Jika file baru saja dihapus, pilih "Quick Scan" untuk hasil cepat. Jika file sudah lama hilang atau drive diformat, gunakan "Deep Scan" meskipun membutuhkan waktu lebih lama. Aplikasi menampilkan estimasi durasi pemindaian. Jangan cabut drive atau tutup aplikasi selama pemindaian berlangsung.
Contoh penggunaan melalui interface:
1. Buka aplikasi Easeus Data Recovery Wizard
2. Pilih drive target dari list
3. Klik tombol "Scan"
4. Pilih jenis pemindaian (Quick atau Deep)
5. Tunggu hingga pemindaian selesai
6. Review hasil pemindaian di panel file list
Langkah 5: Preview dan Pilih File untuk Dipulihkan
Setelah pemindaian selesai, aplikasi menampilkan semua file yang bisa dipulihkan. Gunakan filter untuk fokus pada jenis file tertentu, misalnya hanya foto atau dokumen. Double-click file untuk preview isinya dan verifikasi bahwa data belum rusak sebelum recovery. Centang checkbox di sebelah file yang ingin dipulihkan.
Langkah 6: Tentukan Lokasi Penyimpanan dan Restore
Klik tombol "Recover" setelah memilih file. Aplikasi akan meminta Anda memilih lokasi tujuan recovery. Pilih drive eksternal atau partisi berbeda (jangan pilih drive yang sama tempat file hilang ditemukan, karena bisa overwrite data). Berikan nama folder khusus untuk file yang dipulihkan agar mudah diidentifikasi nanti. Klik "OK" dan tunggu proses recovery selesai.
Script batch Windows bisa membantu verifikasi file setelah recovery:











