Perbedaan Legacy Bios Dan Uefi
Mau tahu cara mengatur sistem agar kompatibel dengan perangkat keras modern? Artikel ini ajarkan langkah praktis menggunakan Perbedaan Legacy Bios Dan Uefi.
Ringkasan Panduan
Setelah mengikuti panduan, Anda dapat mengidentifikasi mode boot yang aktif, beralih antara Legacy BIOS dan UEFI, serta mengaktifkan Secure Boot bila diperlukan. Panduan ini cocok untuk pengguna PC desktop atau laptop yang ingin mengoptimalkan kompatibilitas sistem operasi Windows atau Linux. Fokus utama: pengaturan firmware, perubahan urutan boot, dan verifikasi hasil.
Sebelum Memulai
- Komputer dengan firmware BIOS atau UEFI
- Windows 10/11 atau distribusi Linux terbaru terpasang
- Keyboard dan monitor yang berfungsi
- Cadangan data penting (opsional namun disarankan)
- Dokumen manual motherboard (untuk referensi tombol masuk BIOS/UEFI)
Menyiapkan Firmware
Hidupkan PC, tekan tombol yang ditunjukkan di layar (biasanya Del, F2, atau Esc) untuk masuk ke menu firmware. Pilih tab “Boot” atau “Advanced”. Pastikan opsi “Launch CSM” (Compatibility Support Module) dimatikan bila ingin beralih ke UEFI penuh.
Memeriksa Mode Boot Saat Ini
Di dalam menu firmware, cari label “Boot Mode”. Jika tertulis “Legacy”, sistem masih memakai BIOS tradisional. Jika tertulis “UEFI”, mode modern sudah aktif. Catat status ini untuk langkah selanjutnya.
Mengubah Pengaturan Secure Boot
Pilih opsi “Secure Boot”. Ubah status menjadi “Enabled” bila ingin menambah keamanan, atau “Disabled” bila membutuhkan dukungan driver lama. Simpan perubahan dengan menekan F10 atau pilih “Save & Exit”.
Menyimpan Perubahan dan Restart
Setelah semua pengaturan diatur, pilih “Save Changes and Reset”. PC akan reboot, firmware akan memuat konfigurasi baru. Jika muncul pesan “Boot device not found”, masuk kembali ke firmware dan periksa urutan boot.
Verifikasi Hasil di Sistem Operasi
Setelah boot selesai, buka terminal (Linux) atau Command Prompt (Windows) dan jalankan perintah berikut:
systeminfo | find "Boot Mode"Output “Boot Mode: UEFI” menandakan perubahan berhasil. Jika masih “Legacy”, ulangi langkah sebelumnya dan pastikan CSM dimatikan.
Tips dan Kesalahan Umum
- Jangan mengaktifkan Secure Boot pada sistem yang memakai driver unsigned; boot akan gagal.
- Pastikan semua partisi disk menggunakan format GPT sebelum beralih ke UEFI; MBR hanya kompatibel dengan Legacy BIOS.
- Jika tidak dapat masuk ke firmware, coba cabut semua perangkat USB eksternal yang terhubung.
- Selalu simpan perubahan sebelum keluar; menutup jendela tanpa menyimpan akan membatalkan semua konfigurasi.
- Periksa manual motherboard untuk memastikan tombol masuk firmware yang tepat; variasi antar produsen cukup umum.











